.quickedit{ display:none; }

Laporan Praktikum Ayunan Sederhana

LAPORAN PRAKTIKUM FISIKA
AYUNAN SEDERHANA




DISUSUN OLEH:
Nama : Agi Febrian Trihadijaya
Kelas: XI PSIA 1
Tanggal Praktikum: 5 November 2012
Guru Mata Pelajaran : Jadi Waluyo, M.Pd



PEMERINTAH KABUPATEN BENGKULU UTARA
DEPARTEMEN PENDIDIKAN DAN BUDAYA
SMA NEGERI 1 ARGAMAKMUR
2012

______________________________________________________
BAB I
PENDAHULUAN


  • Latar Belakang

Dalam kehidupan sehari-hari kita tidak terlepas dari ilmu fisika, dimulai dari yang ada pada diri kita seperti gerak yang kita lakukan setiap saat, energi yang kita pergunakan setiap hari sampai pada sesuatu yang berada diluar diri kita, salah satu contohnya adalah permainan ditaman kanak-kanak, yaitu ayunan. Sebenarnya ayunan ini juga dibahas dalam ilmu fisika, dimana dari ayunan tersebut kita dapat menghitung periode yaitu selang waktu yang diperlukan beban untuk melakukan suatu getaran lengkap dan juga kita dapat menghitung berapa besar gravitasi bumi di suatu tempat.
Pada percobaan yang dilakukan ini, ayunan yang dipergunakan adalah ayunan yang dibuat sedemikian rupa dengan bebannya adalah bandul fisis.Pada dasarnya percobaan dengan bandul ini tidak terlepas dari getaran.
 Getaran adalah gerak bolak balik secara perioda melalui titik kesetimbangan. Getaran dapat bersifat sederhana dan dapat bersifat kompleks. Getaran yang dibahas tentang bandul adalah getaran harmonik sederhana yaitu suatu getaran dimana resultan gaya yang bekerja pada titik sembarangan selalu mengarah ke titik kesetimbangan dan besar resultan gaya sebanding dengan jarak titik sembarang ketitik kesetimbangan tersebut. Maka dari itu kami mencoba mengukur percepata grafitasi yang ada di sekitar sekolahan apakah hasilnya sama seperti yang ada pada sumber-sumber buku atau literatur.



  • Tujuan:

Menentukan percepatan gravitasi







______________________________________________________
BAB II
LANDASAN TEORI

  • Benda dikatakan bergerak atau bergetar harmonis jika benda tersebut berayun melalui titik kesetimbangan dan kembali lagi keposisi awal.Gerak Harmonik Sederhana adalah gerak bolak balik benda melalui titik keseimbangan tertentu dengan beberapa getaran benda dalam setiap sekon selalu konstan. 



Lintasan: 1-2-3-2-1





  • Gerak harmonis sederhana yang banyak dijumpai dalam kehidupan sehari-hari adalah getaran benda pada pegas dan getaran pada ayunan sederhana. Besaran fisika yang terdapat pada gerak harmonis sederhana adalah:
  • Periode ( T ), Benda yang bergerak harmonis sederhana pada ayunan sederhana memiliki periode atau waktu yang dibutuhkan benda untuk melakukan satu getaran secara lengkap. Benda melakukan getaran secara lengkap apabila benda mulai bergerak dari titik di mana benda tersebut dilepaskan dan kembali lagi ke titik tersebut.
  • Frekuensi getaran adalah jumlah getaran yang dilakukan oleh sistem dalam satu detik, diberi simbol f.  Satuan frekuensi adalah 1/sekon atau s-1 atau disebut juga Hertz, Hertz adalah nama seorang fisikawan. 
  • Amplitudo, Pada ayunan sederhana, selain periode dan frekuensi, terdapat juga amplitudo. Amplitudo adalah perpindahan maksimum dari titik kesetimbangan.
  • Hubungan antara Periode dan Frekuensi Getaran, Dari definisi periode dan frekuensi getaran di atas, diperoleh hubungan :
Keterangan :

T = periode, satuannya detik atau sekon
f = frekuensi getaran, satuannya 1/detik atau s-1 atau Hz
  • Gravitasi adalah gaya tarik-menarik yang terjadi antara semua partikel yang mempunyai massa di alam semesta. Fisika modern mendeskripsikan gravitasi menggunakan Teori Relativitas Umum dari Einstein, namun hukum gravitasi universal Newton yang lebih sederhana merupakan hampiran yang cukup akurat dalam kebanyakan kasus. Sebagai contoh, bumi yang memiliki massa yang sangat besar menghasilkan gaya gravitasi yang sangat besar untuk menarik benda-benda di sekitarnya, termasuk makhluk hidup, dan benda-benda yang ada di bumi. Gaya gravitasi ini juga menarik benda-benda yang ada di luar angkasa, seperti bulan, meteor, dan benda angkasa lainnya, termasuk satelit buatan manusia.
  • Beberapa teori yang belum dapat dibuktikan menyebutkan bahwa gaya gravitasi timbul karena adanya partikel gravitron dalam setiap atom. Hukum gravitasi universal Newton dirumuskan sebagai berikut:
  • Setiap massa menarik massa titik lainnya dengan gaya segaris dengan garis yang menghubungkan kedua titik. Besar gaya tersebut berbanding lurus dengan perkalian kedua massa tersebut dan berbanding terbalik dengan kuadrat jarak antara kedua massa titik tersebut.
  • Dalam sistem Internasional, F diukur   dalam  newton  (N),  m1  dan  m2  dalam  kilograms (kg), r dalam meter (m), dsn konstanta G kira-kira sama dengan 6,67 × 10−11 N m2 kg−2. Dari persamaan ini dapat diturunkan persamaan untuk menghitung Berat. Berat suatu benda adalah hasil kali massa benda tersebut denganpercepatan gravitasi bumi. Persamaan tersebut dapat dituliskan sebagai berikut: W = mg. W adalah gaya berat benda tersebut, m adalah massa dan g adalah percepatan gravitasi. Percepatan gravitasi ini berbeda-beda dari satu tempat ke tempat lain





_______________________________________________________
BAB III
PELAKSANAAN DAN PERCOBAAN

Alat dan Bahan:
Adapun alat dan bahan yang di gunakan selama praktikum adalah sebagai berikut:

  • Statif
  • Benang
  • Bandul (beban)
  • Stopwatch
  • Mistar
  • Kertas secukupnya

Prosedur Kerja:

  • Susunlah alat-alat percobaan seperti berikut:


  • Gantungkan beban 50 gram dengan panajang tali 40 cm
  • Ayunkan beban dengan memberikan simpangan kecil hingga sistem dapat berayun dalam satu bidang data
  • Ukurlah waktu untuk 10 kali ayunan dengan menggunakan stopwatch
  • Dengan panjang tali tetap, ulangi kegiatan 2 s/d 4 untuk beban 100 gram dan 150 gram
  • Catatlah kegiatan tersebut dalam tabel pengamatan 1.1
  • Ulangi langkah nomor 2 s/d 4 diatas untuk beban tetap 50 gram tetapi panjang tali berubah-ubah ( 50 cm, 60 cm, dan 80 cm)
  • Catatlah hasil kegiatan dalam table


Tabel pengamatan 1.1 ‘panjang tali tetap = 40 cm

Tabel pengamatan 1.2 ‘massa beban tetap = 50 gram


  • Dengan menggunakan persamaan getaran harmonik

T= 2π√(□(l/g))
maka : g = (4π^2 l)/T^2
dimana : g = percepatan grtivitasi (ms -2)
π= 3,14
T = periode getaran (s)
L = panjang tali ( m)
  • Untuk menghitung nilai percepatan gravitasi (g) di Laboratorium IPA SMAN 1 Argamakmur.
  • Berdasarkan hasil analisis diatas maka tariklah kesimpulan dari kegiatan percobaan tersebut.


__________________________________________________________________________________
BAB IV
HASIL DAN PENGAMATAN

A. Tabel hasil pengamatan 1.1
Ket: panjang tali tetap = 40 cm
B. Tabel hasil pengamatan 1.2
Ket: massa beban tetap = 50 gram
C. Pembahasan
Dari tabel pengamatan 1.2 diatas, maka diperoleh hasil sebagai berikut :
g = (4π^2 l)/T^2

  • Diketahui: L1= 50 cm = 0,5 m
T2= 1,96
π= 3,14
G1 = (4.〖(3,14)〗^2  .0,5)/1,96
G1 = 10,06
  • Diketahui: L1= 60 cm = 0,6 m
T2= 2,25
π= 3,14
G1 = (4.〖(3,14)〗^2.0,6)/2,25
G1 = 10,5
  • Diketahui: L1= 80 cm = 0,8 m
T2= 3,24
π= 3,14
G1 = (4.〖(3,14)〗^2.0,8)/3,24
G1 = 9,73
__________________________________________________________________________________
BAB V
KESIMPULAN DAN SARAN


  1. Kesimpulan

Dari percobaan di atas dapat ditarik kesimpulan bahwa:
  • Semakin panjang tali semakin besar pula nilai periode
  • Massa beban tidak mempengaruhi nilai periode 
  • Nilai gravitasi bumi yaitu antara 9 s/d 10, ini dapat di buktikan dengan menggunakan rumus (4π^2 l)/T^2    yang mana telah dilakukan percobaan di atas yang menghasilkan nilai gravitasi antara 9 s/d10.

2. Saran
  • Dalam melakukan percobaan harus teliti dan cermat. 
  • Dalam menggunakan alat harus hati-hati.






Pembimbing



Jadi Waluyo, M.Pd






__________________________________________________________________________________
DAFTAR PUSTAKA

Tim Kreatif Simpati, 2012. FisikaI. Jakarta: Grahadi

Nuraini (2012). Laporan Praktikum Ayunan Sederhana. (online). http://ainiika.blogspot.com /2012/01/laporan-praktikum-fisika-ayunan.html. Diakses tanggal 5 November 2012.

Anjani, Novia (2012). Laporan Praktikum Fisika Ayunan Sederhana. (online). http://novia anjani1593.wordpress.com/2012/06/07/laporan-praktikum-fisika-ayunan-sederhana. Diakses tanggal 5 November 2012.













9 comments

Powered by Blogger.